Bangka - Aula Ma’had Al-Jami’ah IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menjadi saksi terselenggaranya kegiatan Pembukaan MATAHARI (Masa Ta’aruf Mahasantri) Tahun Ajaran 2025/2026 pada Selasa, 12 Agustus 2025 pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor IAIN SAS Bangka Belitung, Kepala Ma’had Al-Jami’ah, Sekretaris Ma’had Al-Jami’ah, Pengasuh, Para Koordinator Bidang, Panitia Penyelenggara Kegiatan serta seluruh Mahasantri baru yang akan memulai proses pembinaan intensif di lingkungan Ma’had Al-Jami’ah.

Sebelum rangkaian acara Pembukaan MATAHARI (Masa Ta’aruf Mahasantri) Ma’had Al-Jami’ah IAIN SAS Bangka Belitung Tahun Ajaran 2025/2026 dimulai secara resmi, suasana Aula Ma’had Al-Jami’ah telah dihangatkan oleh penampilan tim hadroh yang dibawakan oleh Mahasantri senior.

Penampilan hadroh ini diawali dengan lantunan shalawat dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW, diiringi tabuhan rebana yang harmonis dan penuh semangat. Alunan syair religius yang menggema di aula tidak hanya menciptakan suasana syahdu, tetapi juga menumbuhkan rasa kekhusyukan dan kebersamaan di antara hadirin.

 

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang membangun suasana khidmat, diikuti sambutan pembukaan oleh Rektor IAIN SAS Bangka Belitung, Dr. Irawan, M.S.I. Dalam orasinya, beliau menekankan bahwa kehidupan di Ma’had Al-Jami’ah merupakan bagian integral dari proses pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai Islam.

“Belajar di Ma’had ini bukan sekadar proses transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, peneguhan kedisiplinan, serta penanaman nilai kebersamaan yang menjadi landasan penting dalam ajaran Islam. Ilmu agama harus menjadi sarana komunikasi yang baik, menumbuhkan rasa saling menghargai, dan memperkuat ukhuwah di tengah keberagaman,” ungkap Dr. Irawan, M.S.I. dalam sambutannya.

Rektor juga menegaskan bahwa keberhasilan seorang Mahasantri tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuannya menginternalisasi nilai-nilai moral dan sosial yang diajarkan di lingkungan Ma’had Al-Jami’ah.

Sesi berikutnya diisi dengan sambutan dari Kepala Ma’had Al-Jami’ah, Ustadz H. Winarno, M.H.I., C.Med. Beliau memaparkan secara rinci mengenai biaya yang perlu dikeluarkan selama menjadi Mahasantri, beserta mekanisme pengelolaannya yang bersifat transparan dan akuntabel.

“Dana yang dibayarkan setiap semester itu merupakan uang bangunan dan dialokasikan untuk Negara, sedangkan bulanan itu dikelola Mahasantri sendiri untuk kebutuhan Mahasantri di sini. Beberapa program-program pembinaan, antara lain kajian kitab ada Ta’limul Muta’allim yang diampu saya sendiri, Tafsir diampu ustadz Reno Ismanto, Lc., MIRKH., Fiqh diampu Ustadz Karyono, M.Pd., Tahsin diampu Ustadzah Umi Habibah, M.Pd., Bahasa Arab Ustadz Thaib Riski, M.Pd., dan Bahasa Inggris Miss Rifda, M.H., selain itu ada program yasinan rutin, muhadhoroh, gotong royong, muhadatsah bahasa, dan kegiatan penunjang lainnya. Semua kegiatan ini dirancang untuk memperkaya wawasan keilmuan sekaligus membentuk kepribadian Islami yang berkarakter,” jelas Ustadz Winarno.

Beliau mengajak Mahasantri baru untuk berperan aktif dalam setiap kegiatan, memelihara etika, dan mengembangkan rasa tanggung jawab terhadap komunitas Ma’had Al-Jami’ah.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Sekretaris Ma’had Al-Jami’ah, Ustadz Komarul Hadi, S.Kom., MM. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan urgensi kedisiplinan yang telah menjadi bagian dari peraturan Ma’had Al-Jami’ah, baik dalam hal waktu, tata tertib, maupun perilaku.

“Disiplin bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan untuk membentuk pola hidup yang teratur. Saya juga menekankan agar seluruh Mahasantri adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk mengakses dan membaca informasi melalui situs resmi kampus maupun website Ma’had Al-Jami’ah. Media informasi ini harus dimanfaatkan sebagai sarana literasi digital yang produktif,” ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari para Pengasuh serta Koordinator Bidang. Mereka berpesan agar Mahasantri baru mampu menempatkan diri dengan baik di lingkungan Ma’had Al-Jami’ah, menjaga adab, memaksimalkan waktu untuk menuntut ilmu, dan menjadikan kehidupan di Ma’had Al-Jami’ah sebagai laboratorium sosial yang membentuk kemandirian dan kepedulian.

Kegiatan Pembukaan MATAHARI 2025/2026 ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu Mahasantri, dengan harapan memohon keberkahan dan kemudahan bagi seluruh Mahasantri baru dalam menjalani proses pembinaan di Ma’had Al-Jami’ah. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Mahasantri dapat mengawali masa studi di IAIN SAS Bangka Belitung dengan tekad kuat untuk menjadi generasi berilmu, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.